Bank

Jumat, 14 Desember 2018

Aquaman



AQUAMAN BERENANG LEWATI RP 1 TRILIUN

Pecah di Tiongkok, Indonesia Tayang Besok

                BEIJING – Aquaman akhirnya dirilis! “Anak TunggalWarner Bros dan DC Comics untuk 2018 tersebut ditayangkan kali pertama di Tiongkok pada 7 Desember. Di Indonesia, film yang dibintangi Jason Momoa dan Amber Heard itu rilis perdana besok (12/12). Meski belum ada rating dan ulasan resmi, Aquaman pantang dilewatkan.
                Buktinya, film besutan James Wan tersebut sudah memecahkan rekor pendapatan rilis film Warner Bros di Tiongkok. Yakni, hanya dalam waktu tiga hari telah mengantongi USD 93,6juta (Rp1,36triliun). Catatan itu lebih tinggi daripada pemegang rekor sebelumnya, Ready Player One. Bahkan, selisihnya mencapai 66 persen.
                Wan langsung meryakan di twitter. “Terima kasih Tiongkok atas promosi dari mulut ke mulutnya,” cuitnya. Dia menyatakan, Aquaman menghadirkan suasana baru di tengah ramainya film superhero. Soalnya, film tersebut dibuat dengan ciri khasnya. Tidak sekedar memenuhi keinginan pasar.
                “Penting buatku membawa ‘stempel’ diriku, konsep visual dan estetikku, serta membawa karakter baru,” papar Wan sebagaimana dikutip ComicBook. Sosok Aquaman yang sudah tampil di Justice League tahun lalu juga dibuat berbeda. Lebih segar. Bukan karena Jason Momoa – pemeran Arthur si keturunan kerajaan Atlantis – sering beradegan dengan deburan air, tapi memang filmnya lebih fresh.
                Hal tersebut diakui Jason Momoa. Di film solonya, dia mengakui, ada kesamaan antara dirinya dengan karakter yang punya alter ego Arthur Currry itu. Yakni, sama-sama blasteran. Curry digambarkan separo manusia, separo makhluk Atlantis.
                “Dia tidak diterima di dua tempat tersebut. Aku bisa memahaminya. Aku adalah kelahiran Hawaii, namun besar di Iowa,” ungkapnya. Penggambaran itulah tidak ditampilkan di Justice League.
                Aquaman yang lebih manusiawi dinilai Momoa sebagai kesempatan bagus buat memamerkan kemampuan aktingnya. Soalnya, selama ini, dia hanya dikenal gara-gara bada kekarnya. “Nyatanya, aku adalah drama queen selama syuting. Aku menangis terus-terusan,” paparnya ketika mengikuti sesi press tour di Inggris.
                Bila karakter Aquaman digambarkan lebih rapuh, beda ceritanya dengan Queen Mera yang diperankan Amber Heard. Ratu Atlantis itu digambarkan sebagai seorang ratu sekaligus petarung yang sangar.
                Dengan karakter pahlawan cewek super yang tangguh, Heard berharap Mera bakal dapat slot film sendiri. Dia bahkan terang-terangan ingin berkolaborasi dengan Wonder Woman, superhero yang diperankan Gal Gadot. “Mereka bakal jadi duo yang keren banget. Ayo kita wujudkan, Warner Bros,” ucapnya.
                Berbekal hasil positif di Tiongkok, pihak Warner Bros dan DC Comics pun optimis mematok target besar di Amerika Utara. Di sana, Aquaman baru tayang pada 21 Desember. Bersamaan dengan Bumblebee dan Mary Poppins Returns. Mereka yakin film dengan setting bawah laut itu mampu menembus USD 65juta (Rp 946,9 miliar) di akhir pekan perdananya.
                “Kalau target tersebut tercapai, Toby Emmerich (chairman Warner Bros Pictures Group) akan mempertimbangkan sekuel,” ungkap salah seorang sumber sebagaimana dikutip Hollywood Reporter. (RTE/ComicBook/NME/fam/c22/jan)
Sumber: Jawa Pos, 11 Desember 2018

Aquaman, Film Solo Superhero dari Atlantis

CERITA PADAT
VISUAL SERU

Lupakan Aquaman yang kita kenal di Justice League. Sebab, di film solonya, dia digambarkan plek versi komiknya. Sang pahlawan super yang punya kisah kompleks. Lebih rapuh, lebih manusiawi, sekaligus lebih asyik disimak.

                SEKILAS, Aquaman mengingatkan penonton pada Black Panther. Sama-sama mengulas latar belakang tokoh baru dengan komplet. Atlanna menjadi pembuka cerita. Ratu Atlantis itu terdampar dan ditolong penjaga mercusuar. Tom Curry. Keduanya jatuh cinta. Lahirlah Athur Curry yang namanya terinspirasi dari badai besar yang terjadi ketika dia lahir.
                Jalan Curry menjadi pahlawan super cukup rumit. Di daratan alias dunia manusia, dia dianggap aneh. Kemampuan fisiknya melebihi orang-orang sebayanya. Dia bisa “ngobrol” dengan ikan dan makhluk air lainnya.
                Sementara itu, di Atlantis, dia tidak diterima. Dia dan sang ibu merupakan musuh buat penghuni laut dalam. Keduanya dianggap ada di pihak manusia yang dianggap merusak habitat laut dengan dengan sampah-sampahnya. Aquaman juga menjadi pesaing berat Orm yang berambisi menjadi penguasa lautan.
Arthur memutuskan menjadi pahlawan dengan caranya sendiri. Dia ikut mangatasi kasus yang terjadi di lautan. Termasuk pembajakan kapal. Mirip Batman. Orang-orang ramai menjulikinya Aquaman. Misteri tentang keluarganya di Atlantis perlahan terkuak.
Perjalanan Aquaman dikemas dengan padat. Latar belakang tokoh sentralnya diurai satu per satu sehingga mereka yang enggak mengikuti versi komiknya pun bisa menikmati film.
Warner Bros dan DC Comics selaku rumah produksi pun banyak belajar dari kegagalan film terdahulunya. Cerita yang mengenyangkan tetap diwarnai humor kocak hingga kejutan. Dengan begitu, durasi dua jam lebih tidak terasa panjang dan membosankan.
Sutradara James Wan beserta tim produksi jelas layak dapat acungan jempol. Mereka mampu mengemas kehidupan laut beserta isinya dengan apik. Efek visualnya pun memukau. Computer general imagery-nya halus sehingga penonton seakan diajak betulan menyelam ke laut dalam dan menyaksikan makhluk-makhluk unik.
Emily Yoshida, kontributor New York Magazine dan Vulture, menilai bahwa Aquaman sebenarnya punya ciri khas yang “DC banget”. Ceritanya padat, tokoh utamanya punya keterkaitan erat dengan ibu. Sama seperti Batman dan Superman. “Tapi, imajinasi visualnya sangat menarik dan seru,” paparnya.
Sementara itu, Kenneth Turan dari Los Angeles Times menilai, Aquaman cukup lemah dalam hal dialog. “Rasanya, seluruh aksinya ‘ditumpahkan’ begitu saja lewat percakapan,” terangnya.
Kontibutor USA Today Brian Truitt menilai, film superhero pertama Wan itu merupakan langkah berani. “Penuturan kisahnya liar dan sangat cair,” ulasnya. Sementara itu, Mara Reinstein adri US Weekly menilai, Aquaman terlalu mengandalkan Momoa sebagai lakon. “Ketika sosoknya dihilangkan, kita Cuma dapat rangkaian scene yang berantakan,” jelasnya. (fam/c25/jan).
AQUAMAN
Rating usia: R 13+
Genre: Fantasi, fiksi ilmiah
Durasi: 142 menit (terdapat satu mid-credits, jangan buru-buru beranjak!)
Sutradara: James Wan
Pemeran: Jason Momoa, Amber Heard, Patrick Wilson, Nicole Kidman
IMDb 8,2
Rotten Tomatoes 75%
Sumber: Jawa Pos, 14 Desember 2018
Sumber foto: https://www.google.com/search?q=gambar+film+Aquaman&safe=strict&tbm=isch&source=iu&ictx=1&fir=RB40DvMgleMX0M%253A%252CTTjF8NqWF8dEmM%252C_&usg=AI4_-kQAv6f9PBZF7Pw6cOQvtUOwF8Y3aw&sa=X&ved=2ahUKEwi72eGszKDfAhVEv48KHQYZDuwQ9QEwA3oECAAQCg&biw=1366&bih=577#imgrc=3le4p56Po3BaDM:

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar